Ingin menggambarkan sosok AYAH
Sosok ini panutan aku dalam menjalankan kehidupan ini. Sosok ini seorang pria asal klaten, tepatnya dusun watugajah. Namanya adalah SENO, nama yang singkat, tapi sangat bermakna buat aku. Dia merupakan ayahku, seorang pria desa yang merantau sampai ke pulau Sumatera dan menetap di kota yang penuh kekerasan Jakarta.Ayahku ini hanya lulusan SLA (jaman sekarang SMA), dia merantau sampai ke pulau Sumatera untuk mencari sesuap nasi. Untungnya ayahku merantau ke sumatera, kalau tidak, aku tidak lahir ke dunia ini, karena ayahku bertemu dengan pujaan hatinya di pulau tersebut, pujaan hatinya itu sang mantan pacar a.k.a istri ayahku atau ibuku yang bernama YUSNIMAR. Di pulau ini ayah bekerja sebagai karyawan swasta di sebuah notaris, dia bekerja keras untuk menghidupi keluarga kecilnya, yaitu mamaku, aku dan adekku. Tanpa keluhan, Tanpa ada muka lesu, Tanpa pernah tahu berapa liter keringat yang ayah sudah luncurkan untuk menghidupi keluarga kecil ini. Karakter ayah yang lumayan keras, pandai membuat cerita lucu, dan pandai dalam pergaulan membuat dia dipertahankan di notaris tersebut, dari masih berkantor di pulau Sumatera tepatnya Riau sampai pindah berkantor di Jakarta.
Mungkin karakter ayah yang diwariskan ke diriku dan adekku yang laki-laki, yaitu karakter keras, mudah dalam bergaul dan selalu membuat orang lain tertawa. Mungkin sebagai anak pertama dan laki-laki, ayah memberikanku sebuah pelajaran yaitu keras dalam menjalani kehidupan, bertanggung jawab, pantang melihat ke belakang apabila menyakitkan dan pantang sebagai penjilat. Dan pelajaran tersebut yang telah membentuk aku sampai saat ini selalu nyaman dalam menjalankan kehidupan, walaupun penuh kekurangan, seperti materi dan lain-lain. Tetapi kekurangan tersebut bisa aku hadapi dengan penuh senyum dan berpikir luas. Aku berterima kasih dan sangat bersyukur kepada ALLAH SWT telah memberikan orang tua, terutama ayah yang memberikanku pelajaran yang sangat berharga.
MiZ U DAD,, lupH u Dad
Terima kasih sudah membentuk karakter sigit sampai saat ini dan minta maaf belum bisa memberikan sebuah momen yang membuatmu tersenyum bangga.






maaf,, :’(
*speechless*
Suka cerita ini…